Pentingnya Matahari Di Pagi Hari

Written by Yuki on March 2, 2021 in lip with no comments.

Namun bedanya, sinar UV A sifatnya konstan, sedangkan sinar UV B tidak konstan, atau dengan kata lain ada kurva intensitas pergerakan naik turun dari waktu ke waktu. Saat berada di luar ruangan di siang hari, ada baiknya kita memakai tabir surya untuk menambah perlindungan kulit. Nah, yang perlu diingat, berjemur di saat itu hanya perlu dilakukan selama 15 – 20 menit saja, ya. Nah, pastikan Moms membeli sunscreen dengan SPF 30 atau lebih, memiliki label ‘broad-spectrum’ yang artinya melindungi dari sinar UVA dan UVB, dan juga tahan air.

Namun sekarang telah banyak penelitian membuktikan bahwa ternyata vitamin D tidak hanya bermanfaat untuk kesehatan tulang, tetapi juga dapat meningkatkan sistem imun. Kelompok yang meyakini waktu terbaik untuk berjemur sebelum jam10 pagi mendasarkan argumennya bahwa pada jam tersebut sinar matahari memiliki kandungan ultraviolet B yang baik untuk kesehatan. Sementara, kelompok berjemur jam10-14 siang meyakini radiasi UVB tinggi didapat pada jam tersebut. Dilansir dari Healthline, memang benar bahwa sinar matahari adalah salah satu sumber vitamin D, vitamin yang terbukti bisa memperkuat sistem imun kita. Itulah kenapa zat tersebut sering disebut sebagai ‘sunshine vitamin’. Saat intensitas radiasi UV B relatif rendah, sinar matahari bermanfaat bagi pembentukan Vit D3 dan sistem imun dalam tubuh, dan aman bagi manusia.

Di sisi lain, sinar UVA tetap tembus sehingga aktivitas kita berjemur akan sia-sia belaka. Berjemur harus dilakukan secara langsung di bawah panas matahari dan di tempat terbuka. Maka dari itu, berjemur di balik jendela kantor, seperti yang sering dilakukan pegawai kantoran, tidak ada manfaatnya. Ia menyarankan untuk berjemur selama 10 sampai 30 menit ketika matahari mencapai puncaknya untuk asupan vitamin D yang cukup. Ilmuwan yang pernah meneliti vitamin D, Prof dr Siti Setiati, SpPD, KGER, MEpid, juga sependapat bahwa berjemur lebih efektif jika dilakukan tidak terlalu pagi.

Berjemur matahari paling baik jam 10 pagi - 2 siang

Hal itu dikarenakan bangun pagi bermanfaat untuk pembentukan hormon serotonin yang bisa menciptakan suasana hati dan juga keseimbangan mental di dalam tubuh yang baik. Agar memiliki mood dan suasana hati yang bagus, sebaiknya anda membiasakan diri untuk bangun pagi. Sinar Bandar Slot Online matahari mengandung manfaat vitamin D, pukul setengah enam sampai dengan pukul sembilan cahaya matahari sangat baik untuk kesehatan. Setelah pukul 9 pagi lindungi diri anda dari cahya matahari.Karena pada pukul tersebut, sinar matahari bersifat racun dan bisa merusak sel-sel di permukaan kulit.

Hal ini dilakukan agar tersedia cukup waktu untuk kulit menyerap lotion sehingga dapat bekerja secara efektif. Dari penelusuran fakta di atas, dapat disimpulkan bahwa di Indonesia, waktu terbaik untuk berjemur adalah di antara pukul 7 hingga 10 pagi. Pada rentang waktu tersebut, Indeks UV diperkirakan tidak terlalu berbahaya bagi kulit dan mata. Indeks UV dapat berbeda di setiap negara tergantung pada iklim dan letaknya pada garis ekuator.

Itu termasuk lingkungan seperti polusi, kebiasaan berpakaian, pigmentasi kulit, dan penggunaan tabir surya,” ungkap Nurul. Dia menjelaskan, waktu yang baik untuk berjemur di bawah sinar matahari yakni saat bayangan seseorang lebih pendek dari tingginya. Pada pukul 11 pagi hingga 2 siang, sinar UVB memuncak dan relatif stabil yakni 1-2 MED/jam. Saat menjemur bayi —khususnya bayi zero hingga 6 bulan— di waktu tersebut, disarankan agar si kecil tetap mengenakan pakaian dan tidak menerima paparan sinar matahari langsung. Sinar matahari pagi dapat memberikan kehangatan dan segudang manfaat kesehatan bagi tubuh, khususnya anak.

Dari berbagai studi, berjemur di bawah sinar matahari memiliki pengaruh positif juga negatif untuk tubuh kita. Salah satu pengaruh positif adalah meningkatkan imunitas tubuh, di mana pada kondisi wabah COVID-19 saat ini, imunitas menjadi hal yang penting kita jaga. Karena diimbau untuk berkegiatan dan melakukan segala aktivitas di dalam rumah, maka tubuh pun otomatis akan kekurangan asupan vitamin D yang berasal dari sinar matahari. Padahal, vitamin D adalah salah satu vitamin larut lemak yang sangat dibutuhkan untuk kesehatan, salah satunya dalam meregulasi sistem imun. Sinar matahari banyak mengandung Vitamin D, maka bersyukurlah Indonesia mempunyai iklim tropis karena kita bisa menikmati vitamin D gratis sepuasnya, kan?

“Setelah matahari terbenam, tubuh kita mulai mendingin, memulai produksi melatonin dan bersiap untuk tidur,” jelas Sakinah. Warga berjemur di balkon rumahnya di kawasan pemukiman padat di tengah pandemi Covid-19, Jakarta, Selasa (7/4). Pemberian ASI merupakan nutrisi terbaik untuk pertumbuhan dan perkembangan bayi yang sehat. Pemberian ASI eksklusif selama enam bulan merupakan cara optimal untuk memberi makan kepada bayi. Setelah itu bayi harus menerima makanan pelengkap dengan terus menyusu hingga dua tahun atau lebih.

Comments are closed.