Menjaga Kebersihan Gigi Anak

Written by Yuki on September 19, 2020 in Trik agar tumbuh sehat with no comments.

Justru dengan semakin dini melakukan perawatan maka kesehatan gigi dan gusi si kecil menjadi lebih terjamin. Sebab, kesehatan gigi merupakan investasi yang penting untuk sang buah hati. Dengan memiliki gigi yang sehat, maka proses tumbuh kembangnya pun akan berjalan optimal. Jakarta, Beritasatu.com – Menjaga kesehatan gigi dan mulut anak selama pandemi Covid-19 sangat penting untuk dilakukan.

Beragamnya pilihan bahan dan menu makanan di sekitar kita ternyata tidak menjamin tercukupinya kebutuhan gizi seseorang, terutama untuk Si Kecil yang masih melalui proses tumbuh kembang. Jika anak Anda masih tidak dapat membilas dan meludah dengan benar bahkan pada usia 6 tahun, yang terbaik adalah menunggu sampai usia mereka mencapai tujuh atau delapan tahun. Jangan lupa untuk memantau kondisi kesehatanmu secara rutin ya, Gengs! Melalui buku kesehatan, Kamu dapat menghitung kalori harian, cek IMT, masa subur wanita, hingga prediksi kelahiran si Bayi. Selain itu, jangan lupa untuk mengajari Si Kecil agar tidak sering mengisap jempol, sebab kebiasaan tersebut berisiko menyebabkan giginya menjadi tidak rata. Viva Health adalah penyedia layanan kesehatan terpadu yang didirikan di tahun 2012, dan kini telah beroperasi di Jawa Tengah, DIY Jogjakarta, Jawa Timur dan Bali.

Sebenarnya gigi geligi sudah terbentuk namun disimpan di dalam gusi. Gigi mulai terbentuk di minggu ke-6 kehamilan dan mengalami mineralisasi pada usia 4-6 bulan kehamilan. Ibu bisa mengawali dengan menyikat gigi pada semua permukaan kunyah gigi atas dan bawah si Kecil. Hal ini dilakukan agar tidak ada bekas makanan yang tertinggal di gigi. Bila ada yang tertinggal akan menimbulkan banyak kuman dalam mulut. Bersihkan gigi dengan gerakan lurus ke arah depan dan ke belakang .

Jika tidak dijaga dengan baik atau sembarangan mengatur asupan ke tubuh, bakteri akan tumbuh di gigi dan lambat laun merusak gigi. Salah satu bentukkerusakan gigiadalahkaries, yang bisa terjadi juga pada anak. Bila tidak dicegah atau ditangani dengan baik bisa menimbulkan berbagai penyakit, tidak hanya di bagian mulut namun juga di seluruh tubuh anak. Kebiasaan ini sebenarnya mudah, hanya saja sulit untuk dijalankan secara konsisten. Mengingat anak-anak memiliki suasana hati yang cenderung tidak stabil. Hal ini bisa dimulai dari pemilihan sikat gigi danpasta gigi anak yang sesuai dengan karakterkesukaannya.

Setelah bersih 25 persen, 75 persen kebersihan gigi dan mulut ternyata datang dari aktivitas rinsing. Makanan yang mengandung banyak gula seperti permen, gulali, permen kapas dapat menyebabkan kerusakan serius pada gigi apabila tidak dibersihkan selama lebih dari satu jam. Maka dari itu, pastikan anak menyikat giginya setelah ia mengonsumsi gula terlalu banyak. Tak hanya itu, ketika anak tertidur, dia tidak akan menghasilkan air liur sebanyak biasanya.

Cara menjaga kebersihan gigi anak

Semua orang tentunya ingin memiliki senyuman seindah mutiara, beraroma segar, dengan gigi dan gusi yang sehat. Jika iya, luangkan waktu untuk membaca artikel tentang cara merawat gigi yang baik dan benar serta mengatasi sakit gigi pada anak maupun orang dewasa. Saat gigi mereka mulai keropos atau berlubang, sederet kondisi termasuk sakit gigi, bau mulut, dan tampilan gigi yang kurang cantik mulai mengintai si buah hati. Bila tidak ingin gigi si Kecil rusak, Bunda harus mengenalkan perawatan dan membersihkan gigi dengan benar sedini mungkin. Berikut adalah beberapa hal yang dapat dilakukan untuk meminimalisir kerusakan gigi susu si Kecil akibat keropos atau berlubang.

Comments are closed.