Lakukan 6 Cara Ini Bila Anak Anda Suka Membantah

Written by Yuki on December 22, 2020 in Tips agar anak mau mendengar nasihat with no comments.

Jika Ayah dan Bunda ingin anak-anaknya tidak nakal, tentunya Anda juga harus berperilaku baik di rumah agar dapat ditiru oleh anak. Saat Ayah dan Bunda melihat anaknya melakukan hal-hal yang positif, berikan ia pujian. Dengan begitu, anak akan semakin semangat untuk meninggalkan kebiasaan nakalnya. Cara mengatasi anak bandel yang cukup efektif ialah mengajari anak untuk menghadapi konsekuensi dari perlakuan nakalnya. Ahli menyarankan agar orangtua mengajarkan cara berikut untuk meredakan emosi anak, misalnya menyuruh anak bernafas dalam-dalam sebanyak 10 kali atau tuliskan kemarahannya. Setelah dia mulai tenang, ajak anak berdiskusi atas kemarahan yang baru dialaminya tersebut.

Selain itu, hubungan yang tak baik dengan orang tua juga bisa memicu anak untuk membantah. Bila kita sering bersikap temperamental, maka anak pun akan menirunya. “Hasil penelitian menunjukkan bahwa emosi anak mengikuti orang tuanya,” ujar Dr. Laura Markham, seorang psikolog klinis di New York, Amerika Serikat.

Tapi memanggil nama, berteriak, atau menyuruh Anda pergi adalah sesuatu yang tidak dapat diterima. Sampaikan padanya bahwa jika ia memang sedang kesal dan tidak ingin diganggu, Anda akan berbesar hati memberikannya waktu. Cara ini akan melatih si kecil agar fokus menyampaikan emosinya ketimbang membantah. Sangat penting untuk mencontohkan tingkah laku sesuai dengan yang Moms harapkan pada anak. Gail Gross, Ph.D, psikolog keluarga di AS, mengatakan, anak belajar dengan meniru apa yang dia lihat sehari-hari. Beberapa orang tua merasa bingung apakah perilaku tertentu yang dilakukan anak termasuk normal dengan usianya.

Sebaliknya, saat Anda menunjukkan perhatian Anda dengan apa yang anak tonton, maka si kecil akan memberikan respon tertentu dan lebih merasa nyaman. Si kecil akan merasa bahwa orangtuanya sedang memberikannya perhatian. Lingkungan terdekat anak bisa memengaruhi perkembangan tingkah laku anak, salah satunya melawan orang tua. Kemudian yaitu orang tua mungkin juga tak pernah mau mendengarkan anaknya. Anak sebenarnya banyak mencontoh dan meniru perbuatan orang tuanya.

Cara agar anak tidak melawan orang tua

Sangat penting fokus membimbing mereka melakukan apa yang benar. Jika anak remaja tidak mematuhi perintah orang tua atau menolak saran orang tua, ingatkan diri Anda bahwa ini bagian regular dari perkembangan mereka. Ingatkan anak Anda ada cara lebih baik untuk menyampaikan pendapat. Mendidik anak termasuk salah satu tugas orangtua yang paling sulit. Pasalnya, anak-anak merupakan masa di mana si kecil masih ingin bebas melakukan hal sesuai keinginannya.

Sesekali menuruti bukanlah masalah, namun jika terus dilakukan mungkin anak akan bersikap seenaknya. Ketimbang terlibat dalam perdebatan, ada baiknya Anda mengajarkan ia untuk berbicara dengan giliran. Beritahu padanya agar Anda menyelesaikan kalimat Anda dulu dan tidak menyela. Setelah itu, berikan waktu padanya untuk menyampaikan apa yang membuatnya tidak setuju.

Sekeras apa pun sifat anak remaja, pasti punya sisi lembut yang dapat ditaklukan. Cara mengatasi anak yang tantrum selanjutnya adalah dengan tetap menjaga emosi kita. Menghadapi anak yang tantrum memang tidaklah mudah, perlu kesabaran untuk menghadapi masalah ini. Jangan biarkan emosi kita mengambil alih saat anak mengalami tantrum. Yang penting kita tetap mengawasi agar anak tetap dalam keadaan aman.

Sebaliknya, berikan perhatian dan respon khusus untuk meluluhkan hati si Kecil ya Moms. Dalam menjalankan relasi dengan anak, diperlukan rasa saling pengertian. Orangtua tidak dapat menuntut anak remaja untuk selalu mengikuti perintahnya tanpa mengetahui apa yang sebenarnya anak rasakan atau inginkan. Ini dapat meningkatkan jiwa memberontak dalam diri anak remaja.

Untuk itu, hindarilah berkata bohong atau mengarang cerita kepada si Kecil. Lebih baik berkata dengan jujur supaya ia lebih menghargai dan menghormati Ibu. Kalau dari awal sudah bikin aturan, “Mainan akan disita selama 1 minggu setiap kali memukul adik,” maka aturan itu harus terus diterapkan. Dengan sikap kita sebagai orangtua yang tegas menerapkan aturan, anak pun nantinya juga akan lebih mudah untuk didisiplinkan. Seorang anak mempercayai orang dewasa dalam kehidupan mereka, terutama orang tuanya sendiri. Mereka akan berjuang untuk melakukan semua yang diperintahkan.

Alih-alih menyelesaikan masalah dan berdebat justru akan memperburuk hubungan Anda dengan orang tua. Percaya atau tidak, alam memang memiliki kekuatan tersendiri dalam meredakan stres. Hanya dengan menghabiskan waktu bersama dengan anak di taman atau sekedar menghirup udara segar di halaman rumah dapat menenangkan pikiran dan perasaan.

Comments are closed.